Sunday, 5 October 2014

TER-ATER, TRADISI ORANG MADURA YANG MENCERMINKAN KARAKTER ORANG MADURA



Madura,mendengar kata ini pasti yang kalian bayangkan adalah pulau di sebelah utara kota Surabaya yang menjadi ikon jembatan terpanjang di Indonesia yaitu suramadu. Namun, yang banyak orang tidak ketahui, Madura memiliki tradisi yang sangat unik dan menarik untuk di ketahui. Bnyak sekali tradisi yang di miliki pulau dengan sebutan pulau garam ini. Dan salah satunya adalah adlah tradisi TER-ATER.


TER-ATER atau bila kita terjemahkan kedalam bahasa Indonesia memiliki arti “mengantar” adalah tradisi turun temurun yang dilakaukan  orang Madura dengan  mengantarkan atau berbagi makanan kepada sanak saudara atau tetangga dekat. Tradisi ini masih banyak kita temui di daerah desa atau pedalaman. Biassanya tradisi ini dilakukan ketika ada acara atau perayaan keagamaan atau tasyakuran dan  sebagainya.biasanya tradisi TER-ATER ini paling sering dilakukan ketika ada hari keagamaan seperti Hari raya idul fitri, hari raya idul adha, hari raya ketupat (perlu diketahui di Madura terdapat perayaan hari raya lagi tepatnya 7 hari setelah hari raya idul fitri yang di namakan hari raya ketupat), maulid nabi, dan acara peringatan lain seperi memperingati meninggalnya seseorang, 7 bulanan dan lain-lain.
Biasanya kegiatan TER-ATER ini dilakukan dengan mengahantarkan makanan yang sudah matang. Yang biasanya terdiri dari makanan pokok yaitu nasi,lauk atau ikan (yang menjadi kebiasaan turun temurun adalah opor ayam atau orang Madura menyebutnya Adun) dan tambahan makanan kecil sperti kue atau buah-buahan. Biasanya makanan itu dihantarkan kepada tetangga dekat atau sanak saudara yang anda di sekitar. Namun, tak jarang karena kepribadian orang Madura yang sangat kental dengan persaudaraan, meskipun ada sanak saudara yang rumahnya jauh tetap di kunjungi.
Bagi orang Madura tradisi ini sudah mendarah daging, karena tradisi ini sudah dilakukan turun-temurun dari jaman dahulu. Dalam tradisi ini kita dapat melihat karakter orang Madura yang kental akan persaudaraan dan kebersamaan. Karena selain untuk berbagi makanan tradisi ini memliki tujuan untuk mrmpererat silaturrahmi dengan tetangga maupun sanak saudara. Dan pada hari besarkeagamaan seperti hari raya, semua orang akan megantarkan makanan ke tetangga satu sama lain.oleh karena itu selain pada hari raya kita dapat berkumpul dengan semua keluarga, namun kita dapat lebih menambah persaudaraan antar tetangga.
Dari sini kita dapat melihat betapa kentalnya rasa persaudaraan antar tetangga yang mungkin saat ini kita sulit temui hal itu di kota-kota besa, jangankan rasa persaudaraan antar tetangga,nama tetangga di samping rumah mereka belum tentu tau. Berbanding terbalik dengna karakter orang Madura  yang tercermin dalam salah satu tradisinya ini yang sangat mencerminkan rasa persaidaraan kebersamaan dan rasa saling berbagi.


0 comments:

Post a Comment

sealkazzsoftware.blogspot.com resepkuekeringku.com