Menjadi seorang ketua memang bukanlah sebuah
pekerjaan yang mudah, seorang ketua
memiliki tanggung jawab yang besar yaitu mengatur anggota. Dan inilah
pengalaman pertamaku untuk menjadi seorang ketua pelaksanaan diklat salah ekstrakulikuler yang akau ikuti. Dan
disinilah awal aku di tuntut untuk menjadi seorang ketua yang itu merupakan pengalaman pertamaku
dan aku memiliki ketakutan anak kegagalan acara ini.
Susunan kepanitiaan sudah dibuat dan langkah
pertama yang aku lakukan adalah menyiapkan persiapan yang di butuhkan. Pertama
aku merencanakan untuk melakukukan rapat pertama seminggu setelah pembentukan
panitia.dan tibalah waktu yang di tentukan. Namun, aku sedikit merasa kecewa
karena dari total panitia yang ada, tidak hampir setengah hadir dalam rapat
tersebut.namun, aku tidak berkacil hati , aku memiliki tugas yang harus
kuselesaikan.
Hari demi hari berlalu namun tugas yang
kuberikan kepada tiap bidang tidak ada
yang melaksanakan, jadi mau tidak mau aku harus bergerak sendiri. Pertama aku
menyelesaikan susunan acara kemudian setelah itu meminta kepada sie konsumsi
untuk menyerahkan laporannya. Setelah itu selesai aku menyuruh sie yang lain
untuk segera melaksanakan apa yang menjadi tugas mereka dan sedikit demi
sedikit persiapan sudah selesai.
Waktu pelaksanaan pun semakin dekat, persiapan
perisapan utama jugau sudah mulai selesai dan sekarang aku mempersiapkan
hal-hal lain seperti hiburan,tamu undangan,perlengkapan peserta dan lain-lain.
Karena aku masih awam dan bingung aku banyak bertanya kepada senior-seniorku
dan untungnya mereka dengan senang hati membantu. Setelah H-1 persiapan masih
banyak yang belum itu yang membuatku semakin bngung. Dan tibalah pada hari pela
ksanaan namun masih ada persiapan yang belum selesai dan terpaksa aku meminta
bantuan ke pada teman-temanku.
Awalnya setelah pulang sekolah aku berniat
untuk tidak pulang untuk mempersiapkan hal-hal yang dibutuhkan. Namun aku
dipaksa untuk pulang mengambil barang-berang karena besoknya aku diharuskan
untuk mengikuti pelaksanaan pamilihan ketua dan wakil ketua osis. Jadi terpaksa
aku pulang padahal aku sudah membawa peralatan Selma pelaksanaan diklat.dengan
buru-buru aku kembali kerumah dan setelah mengambil barang-barang aku langsung kembali ke sekolah. Sesampainya disana banyak
yang belum terpasang seperti banner, peralatan minum belum masuk ke ruangan
peserta padahal disana banyak anggota panitia yang sudah datang dan hanya
duduk-duduk mengobrol itu yang membuatku kecewa. Setelah meletakkan
barang-barang aku langsung mengambil banner dan menyuruh yang lain untuk
meletakkan alat minum ke ruang peserta.
Setelah memasang banner, banyak peserta yang
belum datang yang menyebabkan upacara apel menjadi terlambat dari jadwdal. Dan
dalam pelaksanaan apel pun masih ada mesalah dalam menjadi petugas apel. Akupun mulai gelisah bahwa
pelaksanan diklat ini tidak akan lancar, dan aku gagal dalam menjalankan
tugasku.apelpun selesai dan aara
berjalan sesuai jadwal. Namun perasaanku masih gelisah karena besok aku harus
meniggalkan tanggung jawabku. Namun, mau tidak mau aku harus melakukannya.dan
aku pun dipaksa untuk meniggalkan tanggung jawabku tapi hatiku tetap gelisah.
Dan Alhamdulillah acara itu berjalan dengan
lancar meskipun ada sedikit masalah.



0 comments:
Post a Comment