Madura,mendengar kata ini pasti
yang kalian bayangkan adalah pulau di sebelah utara kota Surabaya yang menjadi
ikon jembatan terpanjang di Indonesia yaitu suramadu. Namun, yang banyak orang
tidak ketahui, Madura memiliki tradisi yang sangat unik dan menarik untuk di
ketahui. Bnyak sekali tradisi yang di miliki pulau dengan sebutan pulau garam
ini. Dan salah satunya adalah adlah tradisi TER-ATER.
TER-ATER atau bila kita
terjemahkan kedalam bahasa Indonesia memiliki arti “mengantar” adalah tradisi
turun temurun yang dilakaukan orang
Madura dengan mengantarkan atau berbagi
makanan kepada sanak saudara atau tetangga dekat. Tradisi ini masih banyak kita
temui di daerah desa atau pedalaman. Biassanya tradisi ini dilakukan ketika ada
acara atau perayaan keagamaan atau tasyakuran dan sebagainya.biasanya tradisi TER-ATER ini
paling sering dilakukan ketika ada hari keagamaan seperti Hari raya idul fitri,
hari raya idul adha, hari raya ketupat (perlu diketahui di Madura terdapat
perayaan hari raya lagi tepatnya 7 hari setelah hari raya idul fitri yang di
namakan hari raya ketupat), maulid nabi, dan acara peringatan lain seperi
memperingati meninggalnya seseorang, 7 bulanan dan lain-lain.
Biasanya kegiatan TER-ATER ini
dilakukan dengan mengahantarkan makanan yang sudah matang. Yang biasanya
terdiri dari makanan pokok yaitu nasi,lauk atau ikan (yang menjadi kebiasaan
turun temurun adalah opor ayam atau orang Madura menyebutnya Adun) dan tambahan
makanan kecil sperti kue atau buah-buahan. Biasanya makanan itu dihantarkan
kepada tetangga dekat atau sanak saudara yang anda di sekitar. Namun, tak
jarang karena kepribadian orang Madura yang sangat kental dengan persaudaraan,
meskipun ada sanak saudara yang rumahnya jauh tetap di kunjungi.
Bagi orang Madura tradisi ini
sudah mendarah daging, karena tradisi ini sudah dilakukan turun-temurun dari
jaman dahulu. Dalam tradisi ini kita dapat melihat karakter orang Madura yang
kental akan persaudaraan dan kebersamaan. Karena selain untuk berbagi makanan
tradisi ini memliki tujuan untuk mrmpererat silaturrahmi dengan tetangga maupun
sanak saudara. Dan pada hari besarkeagamaan seperti hari raya, semua orang akan
megantarkan makanan ke tetangga satu sama lain.oleh karena itu selain pada hari
raya kita dapat berkumpul dengan semua keluarga, namun kita dapat lebih
menambah persaudaraan antar tetangga.
Dari sini kita dapat melihat betapa
kentalnya rasa persaudaraan antar tetangga yang mungkin saat ini kita sulit temui
hal itu di kota-kota besa, jangankan rasa persaudaraan antar tetangga,nama
tetangga di samping rumah mereka belum tentu tau. Berbanding terbalik dengna
karakter orang Madura yang tercermin dalam
salah satu tradisinya ini yang sangat mencerminkan rasa persaidaraan
kebersamaan dan rasa saling berbagi.






















