Aku
tinggal di kecamatan burneh sejak lahir,tepatnya di desa langkap.meskipin aku
tidak lahir di Madura, namun seluruh keluargaku berasal dari madura Desa ini
telah membesarkan ku dengan beragam macam adat dan tatakrama yang ada,bisa di
katakan desa ku menjunjung kesopanan di atas segalanya.apa lagi seorang
perempuan,biasanya tingkah laku akan selalu di perhatikan dari sikap yang biasa
sampai yang tidak biasa di lakukan itu karena menjunjung tinggi nilai kesopanan.
Desa
ku mempunyai julukan kedung-dung,menurut ku itu begitu aneh karena di desa ku
jarang terdapat pohon kedungdung,malah yang paling banyak ia lah pohon
sawo(dalam bahasa maduranya” Sabuh”).hampir di setiap rumah terdapat pohon
sawo.makanya pohon sawo kedungdung sangat di banggakan.rasa sawonya yang begitu
manis dan mayoritas mempunyai bentuk yang besar membuat sawo kedungdung sangat
terkenal.
Di
desa ku juga terdapat beberapa makanan yang lezat,antara lain kelepon,rasa
kelepon yang ada di desa ku sangat enak beli lima ribu saja sudah dapat
banyak.ada juga yang namanya serabi.makanan yang terbuat dari tepung ini jika
di makan dengan santen rasanya swangat nikmat tak tertandingi.karena bentuknya
yang menarik membuatnya sangat di gemari di desa ku.makanan ini sangat mudah di
dapatkan di pasar-pasar.
Di
desa ku mayoritas pekerjaan adalah sebagai guru sehingga sepertinya desa ku bisa
di sebut desa pendidikan.ada juga yang bekerja sebagai petani tapi terkadang
itu hanya sebagai kerja sambilan.karena ada yang bekerja sebagai petani pasti
ada lahan pertanian kan,kalau kalian dating ke desa ku dan kalian bangun pagi
untuk lari pagi,tempat yang paling asyik untuk di kunjungi adalah lahan
pertanian ini.
Lahan
pertaian yang ada di desa ku mempunyai panorama yang indah dan udara yang segar
sekali saat pagi,di sana lahannya sangat subur apa lagi dekat dengan area kuburan.di
sana biasannya orang sering menanam padi entah itu di jual atau di makan
sendiri. Tapi kebanyakan digunakan untuk di makan sendiri. Jarang sekali orang
yang di gunakan untuk di jual. Mungkin jika hasilnya terlalu banyak baru di
jual.


0 comments:
Post a Comment